Baru 31 Persen Fasilitas Layanan Kesehatan Sesuai Standar Kemenkes

03-Jan-2025


Kategori

Peraturan Pemerintah

Tanggal

03-Jan-2025

Penulis

admin warxclo


Setelah gue tanya-tanya dan membaca di beberapa forum mengenai kegagalan implementasi RME lebih disebabkan oleh Ketidaksiapan sumber daya di klinik/RS itu sendiri..

Sebagai contoh, di RS swasta yang katanya sudah mengimplementasikan RME, ternyata perawat/bidan yang berjaga masih menuliskan berkas rekam medis manual. Gue tanya kenapa ? Jawabnya simple "Aplikasi kita ga mengakomodir kebutuhan kita".

Atau ada cerita lain "Aplikasinya sering error, ga ada tenaga TI yang kompeten buat ngurusin, admin aja ini backgroundnya perawat ga paham IT"

"Ketika mau nginput mas, komputernya hanya satu, ga bisa dibuka lewat HP aplikasinya, jadi harus nunggu gantian ngisinya..." Astaga! gumam gue dalam hati...

Belum lagi kalau berbicara infrastruktur, wah kacau, kalau RS tipe A-B-C sih mungkin masih bisa menyediakan itu semua, RS dan klinik pratama gimana mereka bisa menyediakan? Hmm....

Itulah mengapa kami mengembangkan RME dari Warxclo. RME kami tidak memerlukan alokasi yang rumit dan lengkap sebagaimana aplikasi RME lainnya. cukup gadget, Laptop/HP yang terhubung dengan Internet, semua bisa jadi lancar.

Kami tidak akan meminta bahwa klinik atau rumah sakit yang mengimplementasikan RME atau SIMRS kami memiliki tenaga TI, karena kami yang akan membantu memonitoring aplikasi anda. Anda tidak perlu menyiapkan ruangan server khusus dan lain sebagainya.

Klien kami sudah berasal dari berbagaimacam profil lingkungan. Mulai dari RS Tipe C hingga klinik RS dan Kecantikan semua menggunakan aplikasi kami.


Komentar :
Komentar