Kategori
Tanggal
Penulis
Salah satu drama dalam integrasi rekam medis ke Interoperabilitas satu sehat adalah Error Duplicate Data. Jenis error ini mengonfirmasi bahwa data yang anda kirim bersifat duplikat atau multiple sent untuk satu jenis service yang sama? Wah, apa tuh maksudnya?
Jadi begini, salah satu tata urutan pengiriman data ke satu sehat yang pertama adalah pasien telah terdaftar dalam universe of healthcare system miliki Kemenkes ditandai adanya Nomor IHS bagi setiap orang yang datanya dikirim ke sistem. Pada umumnya, kita melakukan hit ke server dengan membawa data tersebut, kita akan mendapatkan return nomor IHS pasien yang bisa kita simpan di local database kita atau kita hit setiap ada kunjungan pasien yang bersangkutan. Kalau sistem kami, kami akan menyimpan cache data return dari API Service Kemkes sehingga kita tidak perlu melakukan hit setiap pasien datang berkunjung.
Setelah IHS pasien didapatkan, hal yang selanjutnya harus dilakukan adalah mendapatkan Encounter dari kunjungan pasien tersebut. Apa itu encounter? Encounter adalah semacam etiket data untuk pengiriman data lanjutan pasien saat berkunjung. Encounter semisal saja seperti pada nomor antrean ketika kita mengantre di bank, dimana nomor antrean itu harus kita ambil terlebih dahulu manakala kita butuh ke counter ataupun mengurus hal lainnya. Dari encounter inilah, data primer kesehatan akan bisa dikirimkan misalkan saja data diagnosis, service request, peresepan dan lain sebagainya.
Lantas, bagaimana dengan error duplication data? Error tersebut adalah merujuk pada data yang pernah dikirim ke sistem. Bisa jadi data pertama kali yang dikirim sukses, bisa jadi pula data tersebut gagal dikirim. Maka dari itu, setiap kali kita mengirimkan data ke service tertentu di dalam Interoperabilitas Satu Sehat terdapat penanda atau flag untuk setiap data yang dikirimkan. Sehingga kita tidak perlu mengirimkan data yang sama secara berulang-ulang.
Ada dua respon yang perlu diperhatikan dari pengiriman data seperti yang saya jelaskan di atas: Pengiriman sukses atau gagal. Pengiriman sukses maka kita bisa melanjutkan ke pengiriman data selanjutnya. Misalkan saja service request yang harus dilakukan sebelum kita bisa mengirimkan data hasil lab pasien. Setiap service request dibuat, maka ia akan mengirimkan return data kembali sebagai ID data service. ID inilah yang kemudian akan dipakai untuk mengirimkan hasil lab. JIka error duplication data pada service request terjadi, maka selanjutnya anda tidak bisa mengirimkan data hasil lab ke satu data. Dan begitu seterusnya? Lantas bagaimana solusinya?
Sejatinya, jika data yang tidak terkirim di suatu state atau bagian dari Satu Sehat maka data tersebut perlu dikirim kembali. Jika ternyata sudah terbentuk, maka ia bisa melakukan pengecekan terhadap data sebelumnya. Di katalog API satu sehat, terdapat untuk melakukan pengecekan kembali. Misalkan anda perlu ID dari service request anda, maka kita bisa cek dengan service request dengan method get dimana ada pilihan search by Encounter data. Dengan begitu anda tidak perlu melakukan hit berkali kali hanya untuk satu data yang sama.